Langsung ke konten utama

Puisi Aku Di Antara Tetesan Hujan

Assalamu'alaikum sahabat...
ini pertama kalinya aku akan ngeposting puisi tulisan aku sendiri. Langsung aja tanpa banyak ba bi bu kita lihat ,cekidot : 


Aku Di Antara Tetesan Hujan

Pijakan kaki yang menembus curamnya kehidupan
Di soroti pelangi yang warnanya tak lagi menawan
Birunya langit pun ikut tersapu mendung awan
Butiran air dari langit tak mampu kutahan

Ku sibak jendela hati ini, Pelan
Terlihat jelas akan suatu kealpaan
Terdiamku dalam jeritan hujan
Menanti dekapan Ar-Rahman

Ku mencari dalam bait-bait senandung suci
Mengiba mengharapkan Sang Ilahi Rabbi
Untuk menjadi penawar kegelisahan ini
Ku tak mengelak bahwa kurindu cahaya-Mu lagi
Yang pernah menerangi setiap langkah kaki
Ku ingin  tetesan-tetesan hujan ini menjadi saksi
Lunturnya kesombongan dalam diri

(Blog Humaira As-Syafaq)


Nah, udah baca kan?
Emang sih masih agak aneh gimanaaa gitu penggunaan bahasanya. Yaa namanya masih amatiran :D
Itu kandungan dari puisinya ceritanya seseorang  sedang merindukan kasih-sayang dari Allah seperti dulu saat dia dekat dengan-Nya. Seiring berjalannya waktu dia semakin menjauh dari Allah dan syari'atnya. Dengan latar hujan ini dia sadar bahwa dirinya tidak seperti yang dulu dan menyesali perbuatannya. Begituuu.. :)

Butuh banget kritik, saran, komentar kalian untuk belajar menulis lebih baik lagi.
Jazakumullah khayran.
^_^




Komentar